Minggu, 19 September 2010

Perhitungan Subnetting


Disadur dari RomiSatrioWahono.net

Subnest mask yang biasa digunakan untuk melakukan perhitungan subnetting :


















Subnetting Pada IP Address Class C

Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
Analisa : 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnetmask /26 berarti :
11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Perhitungan : Pertanyaan akan berpusat di 4 hal, Jumlah subnet, Jumlah host per subnet ,
Blok Subnet, Alamat host dan Broadcast yang valid. Selesaikan dengan urutan seperti itu :
1. Jumlah Subnet = 2 pangkat x
dimana x adalah banyaknya binary 1 pada octet terkhir subnetmask
(2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi jumlah subnet adalah 2 pangkat 2 = 4 subnet.
2. Jumlah Host per Subnet = (2 pangkat y) - 2
dimana y adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binary 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah (2 pangkat 6) – 2 = 62 host.
3. Blok Subnet = 256 – 192
(nilai oktet terakhir subnetmask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64+64=128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0,64,128,192.
4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid ? Buatlah tabel untuk lebih jelas! Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.


Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnett clas C :



Subnetting Pada IP Address Class B
Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja dipisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (counter) dari 0, 1, 2, 3, dan seterusnya.





Kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18
Analisa : 172.16.0.0 berarti kelas B , dengan Subnetmask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0)

Perhitungan :
1. Jumlah Subnet = 2 pangkat x
dimana x adalah banyaknya binary 1 pada 2 oktet. Jadi Jumlah Subnet adalah 2 pangkat 2 = 4 subnet.
2. Jumlah Host per Subnet = (2 pangkat y) – 2
dimana y adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binary 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah (2 pangkat 14) – 2 = 16.382 host.
3. Blok Subnet = 256 – 192 = 64.
Subnet berikutnya adalah 64+64=128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0,64,128,192.
4. Alamat host dan broadcast yang valid ?


Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti
11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Perhitungan :
1. Jumlah Subnet = 2 pangkat 9 = 512 subnet
2. Jumlah Host per Subnet = (2 pangkat 7) – 2 = 126 host
3. Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)


SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A
Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.

Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.
Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti
11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).

Penghitungan:
1. Jumlah Subnet = 2 pangkat 8 = 256 subnet
2. Jumlah Host per Subnet = 2 pangkat 16 - 2 = 65534 host

3. Blok Subnet = 256 - 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.

4. Alamat host dan broadcast yang valid?




Semoga Bermanfaat ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar